TANIMBARNEWS.COM.SAUMLAKI. 

Ternyata pendemo tidak segan - segan melakukan aksi demo Damai dikantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar terhadap kasus Aliran Dana SPPD Fiktif di BPKAD Kepulauan Tanimbar. Kejari didesak untuk ungkap aliran dana yang diduga mengalir ke DPRD dan Pernikahan Mantan Anak Bupati Petrus Fatlolon. 

Hal tersebut disampaikan oleh para pendemo dalam orasinya didepan kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar, kamis (19/10/2023) 

Menurut salah satu orator pendemo Agustinus Rahanwarat ternyata Kejaksaan Kepulauan Tanimbar masih menutupi Aliran Dana SPPD Fiktif di BPKAD ke DPRD Kepulauan Tanimbar dan pernikahan Anak Mantan Bupati yang tidak pernah terekspos namun bisa terungkap pada persidangan tipikor di Ambon. 

Oleh sebab itu pendemo meminta kepada Kejari Kepulauan Tanimbar agar segera mengungkap dan mengusust kasus aliran dana tersebut. Agar kebenaran dan keadilan dapat diperoleh masyarakat yang mencari keadilan di Kabupaten yang berjuluk Bumi Duan Lolat itu. 

Selain itu pendemo dalam orasinya juga meminta bertemu dengan pihak Kejaksaan untuk meminta penjelasan terhadap SPPD fiktif dimaksud yang telah mengalir kemana dan ke siapa saja aliran dana itu mengendap untuk dimanfaatka demi kesenangan mereka saja. 

Pendemo berharap kiranya kejaksaan tidak menutupi dan membungkam kasus ini, namun cepat untuk mengungkap semua pelaku kejahatan dalam kasus SPPD fiktif. (TN.01)    

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama